Minggu, 19 Juni 2011

mari kita mengupas prbedaan Hacker dan cracker dan apa itu hcking

Aku jg G, tau banyak sich .perbedaan hacker dan cracker tapi
seteleh saya googling2 dan nemuin
artikel yang cukup lengkap buat posting, sekedar pengen tahu
bedanya karakteristik hacker dan
cracker, Silahkan dinikmati, tapi
sebelum itu ada baiknya kalo Anda
menyiapkan kopi dan camilan ala
kadarnya. Karena tulisan dibawah ini cukup panjang dan menarik untuk
dibaca...
Hacker muncul pada awal tahun
1960-an diantara para anggota
organisasi mahasiswa Tech Model
Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts
Institute of Technology (MIT).
Kelompok mahasiswa tersebut
merupakan salah satu perintis
perkembangan teknologi komputer
dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata
hacker pertama kali muncul dengan
arti positif untuk menyebut seorang
anggota yang memiliki keahlian dalam
bidang komputer dan mampu
membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang
bersama. Kemudian pada tahun 1983,
analogi hacker semakin berkembang
untuk menyebut seseorang yang
memiliki obsesi untuk memahami dan
menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama
kalinya FBI menangkap kelompok
kriminal komputer The 414s yang
berbasis di Milwaukee AS. 414
merupakan kode area lokal mereka.
Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah
atas pembobolan 60 buah komputer,
dari komputer milik Pusat Kanker
Memorial Sloan-Kettering hingga
komputer milik Laboratorium Nasional
Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan
kekebalan karena testimonialnya,
sedangkan 5 pelaku lainnya
mendapatkan hukuman masa
percobaan. Kemudian pada perkembangan
selanjutnya muncul kelompok lain
yang menyebut-nyebut diri hacker,
padahal bukan. Mereka ini (terutama
para pria dewasa) yang mendapat
kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking).
Hacker sejati menyebut orang-orang
ini 'cracker' dan tidak suka bergaul
dengan mereka. Hacker sejati
memandang cracker sebagai orang
malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu
cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika
dikatakan bahwa dengan menerobos
keamanan seseorang telah menjadi
hacker. Para hacker mengadakan pertemuan
setiap setahun sekali yaitu diadakan
setiap pertengahan bulan Juli di Las
Vegas. Ajang pertemuan hacker
terbesar di dunia tersebut dinamakan
Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi
dan teknologi yang berkaitan dengan
aktivitas hacking. Pengertian Hacker dan Cracker
1. Hacker
Hacker adalah sebutan untuk mereka
yang memberikan sumbangan yang
bermanfaat kepada jaringan
komputer, membuat program kecil dan membagikannya dengan orang-
orang di Internet. Sebagai contoh :
digigumi (Grup Digital) adalah sebuah
kelompok yang mengkhususkan diri
bergerak dalam bidang game dan
komputer. Digigumi ini menggunakan teknik
teknik hexadecimal untuk mengubah
teks yang terdapat di dalam game.
Contohnya, game Chrono Trigger
berbahasa Inggris dapat diubah
menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah
hacker, namun bukan sebagai
perusak. Hacker disini artinya,
mencari, mempelajari dan mengubah
sesuatu untuk keperluan hobi dan
pengembangan dengan mengikuti legalitas yang telah ditentukan oleh
developer game. Para hacker biasanya
melakukan penyusupan-penyusupan
dengan maksud memuaskan
pengetahuan dan teknik. Rata - rata
perusahaan yang bergerak di dunia jaringan global (internet) juga
memiliki hacker. Tugasnya yaitu untuk
menjaga jaringan dari kemungkinan
perusakan pihak luar "cracker",
menguji jaringan dari kemungkinan
lobang yang menjadi peluang para cracker mengobrak - abrik
jaringannya, sebagai contoh :
perusahaan asuransi dan auditing
"Price Waterhouse". Ia memiliki team
hacker yang disebut dengan Tiger
Team. Mereka bekerja untuk menguji sistem sekuriti client mereka. 2. Cracker
Cracker adalah sebutan untuk mereka
yang masuk ke sistem orang lain dan
cracker lebih bersifat destruktif,
biasanya di jaringan komputer, mem-
bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan
keamanan komputer, men-deface
(merubah halaman muka web) milik
orang lain bahkan hingga men-delete
data orang lain, mencuri data dan
umumnya melakukan cracking untuk keuntungan sendiri, maksud jahat,
atau karena sebab lainnya karena ada
tantangan. Beberapa proses
pembobolan dilakukan untuk
menunjukan kelemahan keamanan
sistem. Hirarki / Tingkatan Hacker
1. Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar
dalam, sanggup mengkonfigurasi &
menyambungkan jaringan secara
global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil,
menggunakan pengetahuannya
dengan tepat, tidak menghancurkan
data-data, dan selalu mengikuti
peraturan yang ada. Tingkat Elite ini
sering disebut sebagai ?suhu?. 2. Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan
elite, mempunyai kemampuan &
pengetahuan luas tentang komputer,
mengerti tentang sistem operasi
(termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah
program eksploit. 3. Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) &
masih sekolah, mereka membaca
tentang metoda hacking & caranya di
berbagai kesempatan, mencoba
berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan
kemenangan ke lainnya, umumnya
masih menggunakan Grafik User
Interface (GUI) & baru belajar basic
dari UNIX tanpa mampu menemukan
lubang kelemahan baru di sistem operasi. 4. Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan
juga seperti Lamers, mereka hanya
mempunyai pengetahuan teknis
networking yang sangat minimal,
tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk
menakuti & menyusahkan hidup
sebagian pengguna Internet. 5. Lamer
Ciri-ciri : tidak mempunyai
pengalaman & pengetahuan tapi ingin
menjadi hacker sehingga lamer sering
disebut sebagai ?wanna-be? hacker,
penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar
menukar software prirate, mencuri
kartu kredit, melakukan hacking
dengan menggunakan software
trojan, nuke & DoS, suka
menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena
banyak kekurangannya untuk
mencapai elite, dalam
perkembangannya mereka hanya
akan sampai level developed kiddie
atau script kiddie saja. Cracker tidak mempunyai hirarki
khusus karena sifatnya hanya
membongkar dan merusak. Kode Etik Hacker
1. Mampu mengakses komputer tak
terbatas dan totalitas.
2. Semua informasi haruslah FREE.
3. Tidak percaya pada otoritas, artinya
memperluas desentralisasi. 4. Tidak memakai identitas palsu,
seperti nama samaran yang konyol,
umur, posisi, dll.
5. Mampu membuat seni keindahan
dalam komputer.
6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
7. Pekerjaan yang di lakukan semata-
mata demi kebenaran informasi yang
harus disebar luaskan.
8. Memegang teguh komitmen tidak
membela dominasi ekonomi industri software tertentu.
9. Hacking adalah senjata mayoritas
dalam perang melawan pelanggaran
batas teknologi komputer.
10. Baik Hacking maupun Phreaking
adalah satu-satunya jalan lain untuk menyebarkan informasi pada massa
agar tak gagap dalam komputer. Cracker tidak memiliki kode etik
apapun. Aturan Main Hacker
Gambaran umum aturan main yang
perlu di ikuti seorang hacker seperti di
jelaskan oleh Scorpio, yaitu:
· Di atas segalanya, hormati
pengetahuan & kebebasan informasi. · Memberitahukan sistem administrator
akan adanya pelanggaran
keamanan / lubang di keamanan
yang anda lihat.
· Jangan mengambil keuntungan yang
tidak fair dari hack. · Tidak mendistribusikan &
mengumpulkan software bajakan.
· Tidak pernah mengambil resiko yang
bodoh ? selalu mengetahui
kemampuan sendiri.
· Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis
memberitahukan & mengajarkan
berbagai informasi & metoda yang
diperoleh.
· Tidak pernah meng-hack sebuah
sistem untuk mencuri uang. · Tidak pernah memberikan akses ke
seseorang yang akan membuat
kerusakan.
· Tidak pernah secara sengaja
menghapus & merusak file di
komputer yang dihack. · Hormati mesin yang di hack, dan
memperlakukan dia seperti mesin
sendiri. Hacker sejati akan selalu bertindak
berlandaskan kode etik dan aturan
main sedang cracker tidak
mempunyai kode etik ataupun aturan
main karena cracker sifatnya merusak. Perbedaan Hacker dan Cracker
HACKER
1.Mempunyai kemampuan
menganalisa kelemahan suatu sistem
atau situs. Sebagai contoh : jika
seorang hacker mencoba menguji situs Yahoo! dipastikan isi situs
tersebut tak akan berantakan dan
mengganggu yang lain. Biasanya
hacker melaporkan kejadian ini untuk
diperbaiki menjadi sempurna.
2.Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu
program yang berguna bagi siapa
saja.
3. Seorang Hacker tidak pelit membagi
ilmunya kepada orang-orang yang
serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan. CRACKER
1. Mampu membuat suatu program
bagi kepentingan dirinya sendiri dan
bersifat destruktif atau merusak dan
menjadikannya suatu keuntungan.
Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan
Rekening Bank, Pencurian Password
E-mail/Web Server.
2. Bisa berdiri sendiri atau
berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-
orang tertentu yang bisa
mengaksesnya.
4. Mempunyai IP yang tidak bisa
dilacak.
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit,
kemudian pembobolan situs dan
mengubah segala isinya menjadi
berantakan. Sebagai contoh : Yahoo!
pernah mengalami kejadian seperti ini
sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus clickBCA.com
yang paling hangat dibicarakan tahun
2001 lalu. Dua Jenis Kegiatan Hacking:
1. Social Hacking, yang perlu
diketahui : informasi tentang system
apa yang dipergunakan oleh server,
siapa pemilik server, siapa Admin
yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu
bagaimana server itu tersambung
internet, mempergunakan koneksi
siapa lalu informasi apa saja yang
disediakan oleh server tersebut,
apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah
organisasi dan informasi lainnya.
2. Technical Hacking, merupakan
tindakan teknis untuk melakukan
penyusupan ke dalam system, baik
dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu
sendiri yang dipergunakan untuk
menyerang kelemahan (lubang
keamanan) yang terdapat dalam
system atau service. Inti dari kegiatan
ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system dengan cara apapun
dan bagaimana pun. Contoh Kasus Hacker:
1. Pada tahun 1983, pertama kalinya
FBI menangkap kelompok kriminal
komputer The 414s(414 merupakan
kode area lokal mereka) yang
berbasis di Milwaukee AS. Kelompok yang kemudian disebut hacker
tersebut melakukan pembobolan 60
buah komputer, dari komputer milik
Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering
hingga komputer milik Laboratorium
Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut
mendapatkan kekebalan karena
testimonialnya, sedangkan 5 pelaku
lainnya mendapatkan hukuman masa
percobaan. 2. Digigumi (Grup Digital) adalah
sebuah kelompok yang
mengkhususkan diri bergerak dalam
bidang game dan komputer dengan
menggunakan teknik teknik
hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game.
Contohnya : game Chrono Trigger
berbahasa Inggris dapat diubah
menjadi bahasa Indonesia. Oleh
karena itu, status Digigumi adalah
hacker, namun bukan sebagai perusak. 3. Pada hari Sabtu, 17 April 2004, Dani
Firmansyah, konsultan Teknologi
Informasi (TI) PT Danareksa di Jakarta
berhasil membobol situs milik Komisi
Pemilihan Umum (KPU) di http://
tnp.kpu.go.id dan mengubah nama- nama partai di dalamnya menjadi
nama-nama "unik", seperti Partai
Kolor Ijo, Partai Mbah Jambon, Partai
Jambu, dan lain sebagainya. Dani
menggunakan teknik SQL Injection
(pada dasarnya teknik tersebut adalah dengan cara mengetikkan
string atau perintah tertentu di
address bar browser) untuk menjebol
situs KPU. Kemudian Dani tertangkap
pada hari Kamis, 22 April 2004. Akibat yang Ditimbulakan oleh Hacker
dan Cracker
Hacker: membuat teknologi internet
semakin maju karena hacker
menggunakan keahliannya dalam hal
komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem
keamanan dalam sebuah sistem
komputer ataupun dalam sebuah
software, membuat gairah bekerja
seorang administrator kembali hidup
karena hacker membantu administrator untuk memperkuat
jaringan mereka.
Cracker: merusak dan melumpuhkan
keseluruhan sistem komputer,
sehingga data-data pengguna
jaringan rusak, hilang, ataupun berubah. Kesimpulan
Para hacker menggunakan
keahliannya dalam hal komputer
untuk melihat, menemukan dan
memperbaiki kelemahan sistem
keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah
software. Oleh karena itu, berkat para
hacker-lah Internet ada dan dapat kita
nikmati seperti sekarang ini, bahkan
terus di perbaiki untuk menjadi sistem
yang lebih baik lagi. Maka hacker dapat disebut sebagai pahlawan
jaringan sedang cracker dapat disebut
sebagai penjahat jaringan karena
melakukan melakukan penyusupan
dengan maksud menguntungkan
dirinya secara personallity dengan maksud merugikan orang lain. Hacker
sering disebut hacker putih (yang
merupakan hacker sejati yang sifatnya
membangun) dan hacker hitam
(cracker yang sifatnya membongkar
dan merusak).

Tidak ada komentar:

Total Tayangan Halaman

Powered By Blogger
Powered By Blogger

berita populer

Blogg nuwar

¤¤¤¤¤Aku hanyalah orang biasa yang selalu ingin berbagi pengalaman untuk semua orang¤¤¤¤¤
"selamat datang di Blogg yang sederhana"
Powered By Blogger